10 Tips Praktis untuk Pengguna Baru Periscope

0
115

Saat ini, Periscope telah ada selama setahun tetapi masih bisa dibilang baru bagi para pengguna. ke 10 tips ini merupakan langkah paling praktis untuk menjamin broadcast kamu berbeda dari yang lainnya.

[ad_1]

Apa itu Periscope?

Periscope merupakan aplikasi live streaming milik Twitter yang membolehkan pengguna untuk menyiarkan momen-momen kehidupan mereka kepada follower di berbagai penjuru dunia. Penonton siaran dapat berinteraksi melalui komentar dan live streaming bisa dibagi melalui Social Media selayaknya posting foto maupun video.

Untuk Apa Menggunakan Periscope?

Social Media selalu memiliki fungsi utama yaitu berbagi suatu kejadian ke semua orang di seluruh dunia secara langsung. Berawal dari berbagi status dalam bentuk teks, kemudian beralih menuju gambar, dan kali ini beralih kepada video Live streaming yang langsung bisa ditonton semua orang.

Live Streaming sendiri saat ini sudah menjadi fitur umum yang disediakan oleh Social Media besar seperti Facebook dan Youtube, dan kali ini Twitter mencoba tetap tidak ketinggalan melalui aplikasi Periscope, yang semakin lama semakin booming di kalangan perusahaan dengan merek-merek unggulan mereka, selebriti internet, maupun pengguna biasa.

Yang membedakan Periscope dari Social Media lainnya tentunya karena Periscope dikhususkan hanya untuk live streaming dan tidak bercampur dengan fitur lainnya sehingga kinerjanya pun lebih efektif.

 

10 Tips Praktis Menggunakan Periscope

Berikut ini akan Asaljeplak berikan 10 tips praktis untuk kamu yang baru saja menggunakan Periscope supaya hasil kualitas siaran kamu bersaing dengan lainnya dan tentunya mendapatkan fans, followers maupun jumlah penonton yang banyak.

1. Rencanakan dahulu konten siaran

Tidak peduli apakah itu Youtube, Facebook ataupun Periscope tentunya akan lebih baik kalau kamu merencanakan terlebih dahulu apa yang akan kamu siarkan. Kamu harus pikirkan topik serta tema siaran, apa yang ingin disiarkan, berapa lama durasi siaran, kapan siaran akan dilakukan, dan pesan apa yang ingin kamu sampaikan pada saat siaran.

“Ah buat apa, bukannya malah kaku dan terkesan dibuat-buat kalau dipikirin dulu?”, mungkin sebagian dari kamu akan berfikir seperti itu, tetapi sekarang kita bicara soal jangka panjang dan kualitas konten.

Karena misalnya sekali dua kali hal spontan itu berhasil, tetapi apa kamu mau fans atau follower kamu cuma disuguhi live streaming kamu yang ngalor ngidul tanpa konten yang jelas? Bahkan Youtuber ternama, Pewdiepie, walaupun terkesan selalu cuek dan asal-asalan tetapi dia selalu memikirkan tema yang baru dan unik untuk pemirsanya agar channel nya selalu fresh.

 

2. Cek terlebih dahulu setting-an Periscope

Beberapa hal penting yang WAJIB kamu perhatikan dalam settingan Periscope kamu adalah sebagai berikut :

  •  Lokasi : Waspada dalam berbagi lokasi siaran kamu. Apabila kamu sedang berada di tempat-tempat selain tempat umum sebaiknya kamu mematikan menu “Precise Location Sharing” menjadi “Off”.
  •  Lock : Aktifkan fitur ini apabila kamu ingin melakukan “Private Broadcast” yang hanya kamu bagikan ke segelintir follower.
  • Chat : Tentukan apakah kamu akan menyalakan fitur chat selama siaran berlangsung.
  •  Title : Pastikan judul siaran kamu itu jelas, menarik, dan jangan lupa masukkan kata kunci yang sering dicari di pencarian.

3. Promosikan siaran/Scope

Ini wajib dilakukan, karena kamu tidak mungkin berharap follower kamu akan online dan terus menerus membukan akun Periscope milikmu. Infokan dari jauh-jauh hari waktu dan hari dimana siaran akan dilangsungkan supaya follower kamu sudah mengetahuinya sebelumnya dan bersiap-siap.

Kamu juga bisa berbagi tautan siaran pada saat siaran dimulai. Untuk membagikan tautan / link siaran kamu pada saat siaran, mulai streaming kemudian geser layar ke kiri. Tekan “share” dan lalu “copy link”. Tautan ini bisa kamu bagikan di platform Social Media manapun yang kamu inginkan untuk menarik penonton ke siaran kamu yang sedang berlangsung.

 

4. Perhatikan waktu siaran/Scope

Nah ini juga salah satu yang penting. Misalnya apabila segmen penonton kamu kebanyakan adalah karyawan/karyawati atau anak sekolah, akan sangat kecil kemungkinan jumlah penonton kamu tinggi apabila kamu siaran di tengah malam pada saat hari kerja atau hari sekolah.

Intinya kamu perlu tahu siapa saja audiens kamu, kebiasaan mereka, jam aktif mereka di Social Media, event penting yang sedang terjadi, dan lain sebagainya.

 

5. Memilih thumbnail untuk Scope

Hal pertama yang kamu shoot saat memulai streaming adalah yang akan menjadi thumbnail video kamu. Karenanya, pastikan shoot pertama kamu adalah pada suatu hal yang menarik minat penonton untuk menyaksikan siaran yang kamu lakukan. Contohnya misalnya kamu ingin streaming suatu konser kamu bisa memulai shoot ke arah poster konser atau gapura, atau muka kamu, atau apapun itu yang sekiranya dapat menarik minat penonton.

[ad_1]

6. Jangan menunggu penonton

Bahasa kerennya, “Show must go on”. Jangan karena yang nonton baru 1-2 orang saja jadinya kamu tidak memulai siaran, lakukan saja sesuai jadwal yang sudah kamu rencanakan. Kenapa? ini alasannya :

  1. Kalau kamu menunggu penonton, yang ada kamu bisa bikin bosan yang sudah dari awal membuka video kamu, dan juga kalau ada yang baru mulai menonton dan melihat kamu belum ngapa-ngapain akan besar kemungkinan mereka pergi lagi.
  2. Nantinya begitu video Scope kamu disimpan akan aneh dong kalau ada adegan kamu yang lagi nggak ngapa-ngapain selama beberapa menit. Lebih baik segera dimulai agar kualitas konten kamu tetap terjaga.

 

7. Perkenalkan diri kamu kepada penonton

Tidak peduli apakah kamu itu mewakili sebuah merek ataupun pribadi, sangatlah penting untuk mengenalkan siapa kamu dan apa yang akan kamu lakukan, dan ulangi setiap beberapa saat selama siaran untuk menjamin yang baru bergabung pun tidak ketinggalan informasi tentang dirimu. Beri informasi juga dimana mereka bisa follow akun social media milikmu lainnya (yang kamu inginkan untuk difollow).

 

8. Interaksi dengan penonton

Jangan sombong dan tidak berinteraksi ya, beri waktu di sela siaran untuk membaca komentar dan memberikan respon terhadap komentar maupun pertanyaan yang diajukan oleh penonton. Hargai opini mereka, kendalikan emosi saat ada kritik dan selalu jawab dengan tenang.

 

9. Berikan aktivitas kepada penonton kamu

Jangan cuma biarkan mereka komen dan menonton saja, ajak penonton untuk membantu membagikan tautan siaran kamu, atau ajukan pertanyaan-pertanyaan ringan, dan lain sebagainya. Hal ini berguna supaya penonton tidak merasa ada jarak antara kamu dengan mereka.

 

10. Simpan siaran kamu

Periscope sendiri secara otomatis akan menyimpan siaran kamu yang bisa ditonton di lain waktu. Kamu bisa memilih untuk menghapus siaran yang disimpan tersebut kapan saja, atau kamu bisa set agar aplikasi secara otomatis menghapus siaran kamu yang tersimpan dalam waktu 24 jam setelah siaran langsung dilakukan.

Siaran yang tersimpan bisa kamu bagikan ke Twitter atau menggunakan tautan untuk dibagikan ke Social Media lainnya.

[wp_ad_camp_4]

Tips tambahan dalam menggunakan Periscope

Karena faktor live streaming video tersebut maka Periscope jauh lebih mungkin mengintimidasi kamu dibanding socmed lainnya. Cobalah untuk rileks dan dibawa senang saja dengan siaran kamu.

Semoga bermanfaat ya, kalau kamu ada tips tambahan silahkan tinggalkan di kolom komentar di bawah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here