Beginilah 4 Cara Bhutan Mengelola Kebahagiaan Negaranya

0
168

Bhutan merupakan satu-satunya negara di dunia yang memiliki indeks Kebahagiaan Nasional, dan berikut ini 4 cara mereka dalam mengelola kebahagiaan rakyatnya.

[ad_1]

 

Dan juga sebagai satu-satunya Negara yang berlandaskan ajaran agama Buddha, Bhutan sangat lekat dengan mempraktekkan pola hidup dan filosofi dari Siddharta Gautama tersebut, yang berfokus pada keharmonisan, keselarasan, dan juga karma.

Dalam menghitung kebahagiaan rakyat dari Negaranya, Bhutan menggunakan sistem indeks yang diberi nama GNH.

Apa itu GNH ?

Gross National Happines (GNH) yang kalau dialihbahasakan menjadi Kebahagiaan Nasional Bruto merupakan suatu metode untuk mengukur tingkat kebahagiaan kolektif dari suatu negara.

GNH pertama kali diperkenalkan pada tahun 1972 oleh Raja Keempat Bhutan yaitu Jigme Singye Wangchuck yang pada awalnya hanya difokuskan untuk perkembangan ekonomi negara menggunakan ajaran dari Sang Buddha Gautama, dan mengesampingkan GDP alias Produk Domestk Bruto.

4 Landasan Utama Bhutan dalam Menjaga Kebahagiaan Nasional

Dalam rangka mencapai kebahagiaan kolektif tersebut, pemerintah Bhutan menerapkan keempat hal berikut ini :

1. Good Governance

4-cara-bhutan-mengelola-kebahagiaan-01Good Governance sendiri berarti menjalankan pemerintahan yang bersih dan disiplin serta berkomitmen tinggi dalam mencapai kesejahteraan dan kemakmuran yang merata bagi warganya.

Pemerintah Bhutan memastikan bahwa sistem politik yang berlaku dapat menjamin keamanan dan ketentraman, serta jaminan kesejahteraan bagi seluruh warganya.

Demi mencapai kondisi tersebut, Raja Bhutan pada tahun 2001 merombak sistem pemerintahan yang tadinya Monarkhi Absolut menjadi Demokrasi Parlementer, yang mmeskipun diprotes oleeh rakyat, tetapi beralasan akan kurang bijak bagi suatu negara kecil yang rentan hanya dipimpin oleh seorang raja saja.

Di negara Bhutan, kamu tidak akan menemui film-film dengan konten yang tidak bersahabat untuk ditonton bersama keluarga, dan bahkan televisi baru ada di Bhutan pada tahun 1999, sementara Internetnya dipegang oleh satu ISP bernama Druknet yang mmenggunakan sistem Dial-Up.

2. Pelestarian Lingkungan

4-cara-bhutan-mengelola-kebahagiaan-02Bhutan sangat menjaga ketat kelestarian alamnya. Salah satu kebijakannya adalah memastikan bahwa minimal 62% dari wilayah negara masih tertanam Hutan, dan saat ini hampir 72% dari wilayah negaranya yang tertutup oleh hutan.

Perdana Mentri Bhutan, Tshering Tobgay, bahkan menegaskan ambisinya untuk menjadi Negara yang berstatus Carbon-Negative yang berarti tidak memiliki kandungan emisi apapun di udara.

Bhutan juga masuk ke dalam Top 10 Negara dengan kepadatan spesies tertinggi dan merupakan hotspot untuk biodiversitas.

[ad_1]

3. Pelestarian dan Promosi Budaya

4-cara-bhutan-mengelola-kebahagiaan-03Bhutan sendiri terletak di jajaran lembah dan pegunungan Himalaya, yang dijepit oleh dua negara besar yaitu China dan India, yang memiliki luas wilayah kurang lebih 46,500 km persegi.

Kebudayaan Bhutan sendiri dipengaruhi sebagian besar oleh kebudayaan Tibet, dan memiliki 24 bahasa lokal dan 2 bahasa resmi yang digunakan di negaranya. Bhutan sendiri tadinya sangat mengisolasi diri dari pengaruh luar, dan baru pada akhir abad ke 20 menerima pengunjung dari Luar Negeri.

Penduduk Bhutan mayoritas memeluk agama Buddha dan sisanya 23% pemeluk Hindu, dan Islam sebesar 0,2%.

Untuk menjaga “Identitas Negara”, pemerintah Bhutan menetapkan kebijakan penggunaan busana tradisional di tempat kerja, dan rutin menyelenggarakan festival kebudayaan.

Turime di Bhutan mulai aktif pada sekitar tahun 1974 guna meningkatkan pendapatan negara. Lokasi yang wajib dikunjungi di Bhutan antara lain Thimphu (Ibukota Bhutan), kuil Taktshang yang terletak di pinggir bukit dan bertempat di distrik Paro.

Ingin berlibur ke Bhutan ? Seperti yang dikutip dari Kompas pada artikel mengenai wisata ke Bhutan bahwa tarif masuk Bhutan adalah sekitar USD200 – 250 per orang per malam. Mengurus visa pun dipastikan mudah karena ada jaminan 100% diterima menurut Key Account Manager Tourism Council of Bhutan, Thsering Pem.

Klik disini untuk mencari Hotel di Bhutan

4. Pengembangan Socio-Ekonomi yang berkelanjutan.

4-cara-bhutan-mengelola-kebahagiaan-04

Pemerintah Bhutan berusaha keras dalam menjaga keseimbangan ekonomi dan juga sosial mereka. Semua kebijakan dievaluasi dengan ketat berdasarkan 26 kriteria standard mereka.

yang nantinya setelah dievaluasi akan dapat dilihat kebijakan mana yang masih bisa diperbaiki dan dikembangkan menjadi lebih baik lagi.

 

[wp_ad_camp_4]

 

Nah demikianlah 4 metode yang dilakukan Bhutan untuk menjaga kebahagiaan di negaranya. Apakah menurut kamu ini bisa diterapkan di Indonesia? Silahkan tinggal komentar di bawah ya.

Semoga bermanfaat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here