Tanda-tanda seseorang Menderita TBC (Tuberkulosis/Tuberculosis)

Tanda-tanda seseorang Menderita TBC (Tuberkulosis/Tuberculosis)

Kembali lagi pada seri psikologi dan kesehatan, kali ini Asaljeplak akan membahas mengenai definisi, gejala, penyebab, serta alternative terapi dan pengobatan bagi mereka yang mengidap TBC alias Tuberculosis.

Apa itu TBC ?

TBC atau Tuberculosis merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium Tuberculosis yang biasanya menginfeksi paru-paru manusia, dan terkadang area tubuh lainnya seperti pusat saraf, limpa, atau tulang dan persendian.

Penyakit ini sudah terbukti menular melalui udara, dan juga sebagai salah satu yang mematikan sehingga sebaiknya ditangani dengan segera apabila sudah tampak gejala–gejalanya.

Gejala-gejala apa saja yang menunjukkan seseorang menderita TBC?

Seseorang yang menderita Tuberculosis pada area paru-paru biasanya akan menunjukkan gejala-gejala seperti:

– Sakit pada bagian dada
– Batuk berdahak dan kadang disertai darah
– Demam
– Menggigil
– Kurangnya nafsu makan yang menyebabkan berat badan turun
– Berkeringat saat malam hari
– Mudah lelah

Apabila bakteri Tuberculosis ini menyerang area di luar paru-paru maka gejalanya akan bervariasi, tergantung area mana yang terserang infeksi bakteri.

Kenapa seseorang bisa menderita TBC ?

Seperti sudah diberitahukan sebelumnya, penyakit ini disebabkan oleh bakteri Mycobacterium Tuberculosis yang berkembang biak setiap 16-20 jam. Bakteri ini kebal terhadap disinfektan ringan dan dapat hidup di area kering, dan hanya dapat hidup pada organisme lain.

Bakteri ini menyebar melalui udara, baik pada saat penderita batuk, bersin, bicara, meludah, atau saat bernyanyi. Orang-orang yang berada di sekitar penderita memiliki risiko terinfeksi sebesar 22% ,dan mereka yang menderita penyakit sejenis HIV yang menyerang sistem kekebalan tubuh akan memiliki risiko sekitar 30% untuk terinfeksi.

Mereka yang merokok, mengkonsumsi alkohol, dan mengidap penyakit seperti diabetes akan semakin rentan untuk tertular penyakit ini.

Beberapa kelompok orang lainnya yang juga memiliki probabilitas terinfeksi tinggi antara lain adalah:

– Mereka yang masih berusia belia atau yang berusia renta
– Tinggal di lingkungan yang terlalu ramai
– Sedang tidak sehat
– Memiliki pola makan yang tidak teratur atau pola hidup yang tidak sehat

Bagaimana cara mengobati seseorang yang menderita TBC?

Sebagai upaya pencegahan, sseorang bisa disuntikkan vaksin Bacillus Calmette-Guérin (BCG) pada usia dini untuk mengurangi risiko infeksi hingga 20%.

Bagi mereka yang sudah terinfeksi, pengobatan akan memakan waktu berbulan-bulan dikarenakan sulitnya memusnahkan bakteri Mycobacterium Tuberculosis, dan untuk penderita kronis terkadang membutuhkan kemoterapi.

Obat-obatan yang diberikan pada saat kemoterapi biasanya berjenis antibiotik seperti:
1. Aminoglycosides
2. Fluoroquinolones
3. Polypeptides
4. Thioamides
5. cycloserine
6. p-aminosalicylic acid

Nah demikianlah beberapa hal mengenai TBC untuk kamu ketahui. Semoga informasi yang ada di dalam video ini bermanfaat ya, apabila ada yang ingin kamu koreksi atau tambahkan, silahkan sampaikan di kolom komentar ya.

Dan, apabila kamu menyukai video-video yang ada di channel Asaljeplak, jangan lupa berikan like, subscribe, dan klik bel notifikasi untuk mendapatkan pemberitahuan apabila ada video baru di channel Asaljeplak.

Tinggalkan Balasan