Panduan Lengkap Memulai Bisnis Web Hosting Sendiri

0
113
Beri Nilai untuk Artikel ini

Mau bisnis web hosting sendiri tetapi bingung mau mulai dari mana? Berikut ini panduan lengkap yang bisa kamu coba praktekkan.

Bisnis web hosting merupakan salah satu bisnis yang bisa kamu kerjakan dari rumah, tetapi diperlukan sedikit pengetahuan tambahan untuk bisa menjalankannya.

Berikut ini adalah langkah-langkah yang harus kamu lakukan dalam memulai bisnis Web Hosting.

Apa itu Web Hosting ?

Web hosting adalah suatu layanan yang gunanya adalah untuk menyimpan data-data yang diperlukan untuk website pada suatu server, baik itu server milik penyedia layanan web hosting, ataupun mereka menyewa server tersebut dari pihak ketiga, atau mereka menyediakan ruang untuk kamu menyimpan server kamu sendiri.

Baca selengkapnya di sini :

BACA JUGA :  Mengenal Definisi serta Jenis-jenis Web Hosting

 

Memilih Paket Hosting untuk Bisnis Web Hosting

Dalam memulai usaha atau bisnis Web Hosting, yang paling mudah adalah dengan mengambil paket Reseller Hosting.

Dalam memilih paket Reseller, beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah :

  1. Total kuota Harddisk yang kamu dapatkan.
  2. Total kuota Bandwidth per bulan yang kamu dapatkan.
  3. Tersedia WHM cPanel (penting bagi pemula untuk memudahkan membuat paket hosting yang ingin kamu jual)
  4. Lokasi server (US/Luar Negeri atau IIX), dengan perbandingan apabila lokasi server di Luar negeri maka hosting dan website yang ada di akun tersebut akan mudah diakses dimana-mana, sementara apabila memilih lokasi di IIX atau Indonesia maka website akan dapat diakses dengan sangat cepat dari lokasi lain di Indonesia tetapi akan bermasalah apabila diakses dari negara lain.
  5. Fitur Webmail, SMPT/POP3 untuk kebutuhan pembuatan akun email.
  6. Fitur software installer semacam Fantastico atau Softaculous untuk mempermudah instalasi CMS atau aplikasi web lainnya.
  7. Testimoni dari pelanggan lainnya tentang layanan dari provider hosting supaya layanan yang kamu jual kembali (Resell) terjamin.

Selain paket Reseller, untuk kamu yang sudah memiliki pengetahuan lebih terkait hosting juga bisa menggunakan paket VPS yang sudah di bundling dengan WHM cPanel.

Biasanya paket VPS akan menawarkan kapasitas harddisk dan bandwidth yang jauh lebih besar, dan dengan paket VPS maka kamu juga bisa membuka paket reseller untuk pelanggan-pelanggan kamu.

 

Membuat Paket Hosting untuk Dijual Kembali

Untuk mempermudah dalam menawarkan layanan hosting yang kamu miliki, kamu bisa membuat paket-paket hosting menggunakan aplikasi WHM yang disediakan oleh provider.

Beberapa tips untuk membuat paket hosting adalah :

  1. Membedakan paket berdasarkan kuota, ini merupakan hal paling mendasar, umumnya paket hosting itu mulai dari 250MB, 500MB, 1GB, 2GB, dst.
  2. Membedakan paket berdasarkan segmen konsumen, misalnya paket untuk UKM, paket untuk korporat, dsb.
  3. Membedakan paket berdasarkan CMS terinstall, misalnya paket Joomla, paket WordPress, paket Drupal, dsb.

Untuk panduan lengkap membuat paket-paket hosting menggunakan WHM kamu bisa membaca artikel berikut ini :

BACA JUGA :  Panduan Dasar Menggunakan WHM

 

Menentukan Harga Paket Hosting

Dalam menentukan harga jual untuk paket hosting yang kamu tawarkan, berikut ini beberapa tips yang bisa kamu terapkan :

  1. Membandingkan harga dengan kompetitor lainnya dan menjual dengan rentang lebih rendah ataupun lebih tinggi sesuai strategi kamu.
  2. Menghitung biaya per MB atau GB sesuai paket yang kamu tawarkan. Misalnya kamu berlangganan paket reseller sebesar Rp 500rb per 30GB per bulan, maka kamu bisa hitung biaya per MB yaitu sebesar Rp.500,000/30,000MB = Rp16,67/MB, dan selanjutnya kamu bisa hitung biaya untuk paket ditambah margin profit yang kamu inginkan.
  3. Tentukan siklus pembayaran untuk paket yang kamu tawarkan, apakah per bulan atau per tahun.
  4. Perlu diingat bahwa harga paket dengan metode di atas belum termasuk harga kamu mendaftarkan domain alias harga domain terpisah.

Saran Asaljeplak, buatlah tabel hitung-hitungan paket di Excel untuk kebutuhan kamu sendiri dengan menggunakan rumus atau fungsi sehingga bisa lebih jelas ketimbang kamu coret-coretan di kertas.

 

Strategi Memasarkan Jasa Web Hosting

Dalam memasarkan layanan Web Hosting, kamu bisa mencoba beberapa kanal pemasaran sebagai berikut :

  1. Forum jual beli (diskusi web hosting, kaskus, dsb).
  2. Membuat website sendiri untuk berjualan. (cth: SSR Hosting).
  3. Memasarkan kepada teman-teman sendiri.
  4. Broadcast message di BBM atau Whatsapp.
  5. Bundling dengan jasa desain website atau jasa pembuatan toko online.

Untuk poin nomor 5 di atas sangat berguna terutama untuk calon pelanggan yang masih awam dalam hal website dan internet.

 

Tantangan dalam Bisnis Web Hosting

Tantangan terbesar dalam menawarkan layanan web hosting adalah pemahaman calon klien akan Web hosting ini sendiri.

Masih banyak klien yang belum paham fungsi hosting itu apa, dan kebanyakan hanya paham kalau di Internet itu biaya membuat website adalah 1x pembayaran saja (sementara hosting dan domain harus terus kita perpanjang per bulan atau per tahun).

Karenanya, sangat disarankan kamu sendiri juga memiliki pemahaman yang baik terkait web hosting serta domain supaya bisa menjelaskan dengan analogi yang bisa diterima dan mudah dipahami oleh calon pelanggan.

 

 

Nah demikianlah panduan terkait memulai bisnis web hosting sendiri bagi kamu yang tertarik untuk menjalaninya.

Silahkan tanyakan apabila ada yang belum dipahami atau dirasa ada kritik dan saran terhadap artikel ini di kolom komentar ya, akan Asaljeplak usahakan beri tanggapan sesuai kemampuan dan pengetahuan yang Asaljeplak miliki.

Semoga bermanfaat,

Beri Komentar