Perbedaan Antara Dystopia dengan Utopia

0
929
Beri Nilai untuk Artikel ini

Berikut ini adalah penjelasan mengenai perbedaan antara Dystopia dengan Utopia bagi kamu yang masih penasaran dengan arti dari kata-kata tersebut.

Kamu mungkin sering menonton film yang sering menggunakan narasi “di suatu negara Dystopia…” dan semacamnya, tetapi masih bingung dengan istilah tersebut.

Selain pada film, istilah Dystopia juga mungkin sering kamu temui pada novel-novel fiksi kesayanganmu.

Lalu, apa sih Dystopia itu? Apakah sejenis makanan? (kalau penggemar Dragon Ball pasti paham hehe)

 

BACA JUGA :  Cara Menghubungkan Printer ke Beberapa Komputer

Definisi Dystopia

Dystopia adalah suatu keadaan atau kelompok masyarakat yang memiliki kualitas hidup yang sangat buruk dikarenakan tekanan dari pemerintah atau pemimpin , wabah penyakit, maupun teror yang berlangsung terus menerus.

Singkatnya, Dystopia adalah suatu kelompok masyarakat dengan kehidupan yang tidak diinginkan atau tidak layak atau menakutkan. Atau lebih singkatnya lagi, suatu tempat atau keadaan yang tidak baik.

Contoh novel fiksi dengan latar belakang Negara Dystopia adalah The Hunger Games yang juga diproduksi film layar lebarnya.

Dystopia sendiri pada dasarnya ditujukan untuk suatu keadaan fiksi atau imajinatif, tetapi banyak yang berpendapat bahwa Korea Utara merupakan salah satu contoh nyata dari Negara Dystopia dikarenakan rakyatnya hidup dalam tekanan rezim dinasti Kim.

Istilah Dystopia pertama kali diperkenalkan oleh Sir Thomas More di dalam novel nya yang berjudul “Utopia”, dimana kata Dystopia diambil dari bahasa Yunani yaitu Dys dan Utopia.

Karakteristik dari Negara Dystopia adalah :

  1. Dipimpin oleh militer, atau pemerintahan yang opresif.
  2. Tidak ada kesetaraan diantara warganya dan memiliki sistem kelas/kasta.
  3. Masyarakat selalu dalam keadaan tertekan dan kehidupannya tidak layak.
  4. Penuh nuansa negatif dan keputusasaan.

 

Definisi Utopia

Kebalikan dari Dystopia, definisi dari Utopia adalah suatu kelompok masyarakat atau keadaan yang harmonis dan sempurna, serta tidak ada kesenjangan.

Utopia boleh dibilang sebagai suatu bayangan akan kehidupan yang tanpa konflik, kesetaraan antar warga, pemerintahan yang jujur dan adil, kesehatan yang baik, tidak ada kelaparan dan kesengsaraan, serta tidak ada kejahatan maupun tindak kriminal sedikit pun.

Masih bingung? Contoh paling jelas dan mungkin dapat dipahami dari suatu keadaan Utopia adalah Surga.

Karakteristik dari Negara Utopia adalah:

  1. Kesetaraan antara warga
  2. Ada dewan atau suatu kelompok yang selalu mengedepankan kebaikan bersama.
  3. Selalu ada nuansa penuh harapan.

 

 

Demikianlah perbedaan antara Dystopia dengn Utopia.

Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan kamu ya.

Beri Komentar