Cara Mengoptimalkan Tampilan Gambar di Mobile untuk Web Berbasis WordPress

panduan-wordpress

Bagikan artikel ini :

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on pinterest
Share on email
Share on print

Berikut ini panduan untuk mengoptimalkan tampilan gambar agar mempercepat proses loading pada perangkat mobile untuk website yang menggunakan WordPress CMS.

Salah satu alasan yang paling umum untuk situs yang memiliki loading time (waktu muat) yang lama adalah karena gambar mereka, yang pada umumnya memiliki proporsi lebih dari 60% dari total berat halaman menurut Google.

Gambar yang terlalu besar ukuran file nya akan memperlambat waktu pemuatan halaman.

Karenanya, pengoptimalan gambar merupakan persyaratan penting dan bukanlah suatu pilihan, supaya kecepatan pemuatan situs Anda tetap tinggi, terutama pada perangkat mobile seperti smartphone dan tablet.

Berikut ini beberapa cara yang bisa Anda lakukan agar situs dimuat lebih cepat saat diakses lewat perangkat mobile.

Hapus gambar yang tidak penting

Yang pertama kali perlu anda lakukan adalah menghapus semua gambar yang sifatnya tidak memberikan nilai tambah bagi pengunjung situs.

Memang terkadang penggunaan gambar bertujuan untuk memberikan variasi, teutama pada artikel web yang panjang, tetapi coba tentukan benar-benar apakah gambar tersebut berpengaruh atau tidak.

Anda bisa mencoba menghapus gambar dan amati apakah ada penurunan kunjungan ataupun waktu membaca apabila anda kebingungan apakah suatu gambar harus dihapus atau tidak.

Gunakan Format File yang Tepat

Jika gambar Anda tidsak mungkin dihapus, pastikan formatnya benar. Menggunakan format yang tidak tepat dapat mendistorsi gambar Anda, meningkatkan ukuran file, dan dengan demikian memperlambat kecepatan seluler situs WordPress Anda.

Ada dua jenis gambar web: raster dan vektor. Mereka semua memiliki manfaat dan penggunaannya sendiri.

Gambar Raster terdiri dari kotak segi empat piksel dan memiliki tiga format umum: JPEG, PNG, dan GIF.

  • JPEG adalah yang paling populer di antara format gambar yang digunakan di web. JPEG umumnya lebih baik digunakan untuk foto.
  • PNG umum digunakan untuk grafis, screenshot, logo, dan ikon. Mereka mendukung transparansi dan telah dibuat sebagai format gambar “lossless”. Ini berarti bahwa file PNG menyimpan semua detail gambar saat dikompres (bukan menghilangkan data piksel). Prosesnya disebut lossless compression.
  • GIF digunakan untuk gambar animasi dan grafik sederhana.

Gambar Vektor terdiri dari bentuk geometris seperti titik, garis dan kurva. Format yang paling umum adalah SVG.

SVG memberikan hasil yang bagus pada setiap pengaturan resolusi dan zoom, yang menjadikannya format ideal untuk layar beresolusi tinggi dan aset yang perlu ditampilkan dalam berbagai ukuran seperti logo dan header halaman.

Compress Gambar Anda

Kompresi merupakan langkah penting dalam optimasi gambar. Proses ini bisa mengurangi berat gambar Anda tanpa kehilangan kualitas sehingga bisa memuat halaman web lebih cepat.

Ada banyak plugin WordPress dan tools online yang didedikasikan sepenuhnya untuk kompresi gambar, secara individu atau sekaligus banyak. Ini beberapa yang direkomendasikan:

WP Smush merupakan satu-satunya plugin WordPress yang dimasukkan di atas dikarenakan kemudahan dan keefektifannya dibandingkan plugin lainnya.

Anda cukup menginstall dan aktivasi plugin, lalu plugin tersebut akan mengkompress secara otomatis setiap gambar yang baru diupload.

Anda juga bisa menggunakan menu pada plugin untuk meng-kompres gambar-gambar yang sudah ada (untuk versi gratisan Anda hanya bisa mengkompress maks. 50 gambar per pekerjaan)

Pertimbangkan Menggunakan CDN untuk Pemuatan Gambar

Menggunakan layanan Content Distribution Network (CDN) dapat sangat membantu mempercepat situs WordPress Anda karena menyimpan versi statis dari konten statis Anda di beberapa lokasi geografis.

Dengan CDN, nantinya file statis, terutama gambar, akan dikirim dari server terdekat ke lokasi geografis pengunjung Anda. Selain hal ini akan mengurangi beban di server situs Anda, ini juga akan memungkinkan halaman untuk ditampilkan lebih cepat.

Untuk CDN tidak berbayar, Anda bisa menggunakan fitur Photon dari Jetpack, atau menggunakan Cloudflare versi gratisan.

Kesimpulan

Gambar yang terlalu besar, tidak dikompres, atau memiliki format yang tidak tepat dapat menyebabkan gambar-gambar ini membengkak dan besar, yang berdampak langsung pada pemuatan dan kinerja situs WordPress Anda.

Tidak ada format, ukuran, atau jumlah gambar terbaik karena akan selalu bergantung pada hasil visual yang Anda inginkan. Tapi tips di atas akan membantu Anda membuat keputusan yang lebih baik untuk menggabungkan kecepatan dan kualitas.

Semoga bermanfaat.

Artikel Lainnya

Mau punya website sendiri ?

Yuk buat website di RBC Hosting

Kamu bisa membuat website apa saja, mulai dari sales page, profil usaha, website pribadi, blog, website acara, website katalog, undangan pernikahan online, dan masih banyak lagi sesuai kebutuhanmu. 

Mulai dari Rp300rb /tahun saja!

Loading...

Tinggalkan komentar