Pengertian Majas Disfemisme beserta Contoh Kalimat

Berikut ini adalah pengertian majas Disfemisme beserta beberapa contoh kalimat supaya kamu semakin memahaminya.
belajar-bahasa-indonesia

Bagikan artikel ini :

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on pinterest
Share on email
Share on print

Dalam bercakap-cakap atau menuliskan suatu kalimat dan juga pernyataan, terkadang kita menggunakan suatu ungkapan atau gaya bahasa tersendiri yang bisa menimbulkan kesan serta makna yang berbeda-beda.

Entah itu menjadi seakan berlebihan, mendramatisir, atau menggunakan kata-kata tertentu yang lebih mudah diasosiasikan oleh seseorng sehingga maksud dan tujuan dari kalimat atau tulisan yang kita buat menjadi lebih mudah dicerna oleh mereka yang mendengarnya atau membacanya.

Penggunaan gaya bahasa atau tulisan tersebut itulah yang kita kenal dengan istilah majas.

Apa itu Majas ?

Majas adalah suatu ekspresi atau gaya dari pengucapan atau penulisan suatu kalimat, sehingga akan menimbulkan kesan atau makna tersendiri bagi yang membaca atau mendengarnya, meskipun terkadang terkesan tidak logis atau bahkan tidak sesuai struktur bahasa yang kita kenal.

Akan tetapi, biasanya dengan menggunakan majas, mereka yang mendengar atau membacanya justru akan lebih semakin memahami dan merasakan apa maksud yang ingin disampaikan tersebut.

Pada tulisan kali ini, Asaljeplak akan menginformasikan kepada kamu salah satu jenis majas tersebut, yaitu majas Disfemisme.

Apa itu Majas Disfemisme ?

Majas Disfemisme adalah salah satu jenis majas yang termasuk ke dalam majas perbandingan, yang mana pada penggunaannya akan menggunakan kata-kata yang tadinya terdengar atau terkesan halus / sopan menjadi terdengar lebih kasar atau bermakna buruk.

Misalnya menggantikan kalimat “memenangkan medali emas” dengan “mencuri medali emas”, mengganti “dipecat” menjadi “ditendang”, dan lain sebagainya.

Majas Disfemisme vs Majas Eufemisme

Majas Disfemisme ini juga memiliki kebalikannya, yaitu majas Eufemisme yang mana penggunaannya adalah dengan cara membuat suatu kata terdengar lebih sopan / halus dibandingkan kata yang biasanya digunakan.

Contoh Kalimat Majas Disfemisme

Beberapa contoh kalimat dari majas Disfemisme yang bisa kamu coba pahami dan pelajari antara lain adalah sebagai berikut:

  • Akhirnya regu bulutangkis kita berhasil menggondol pulang pila Thomas Cup itu.
  • Kontingen Suriname berhasil mencuri satu medali emas dari kolam renang.
  • Karyawan itu ditendang dari pekerjaannya karena ketahuan mencuri.
  • Maling sandal itu akhirnya diseret ke Kantor Polisi.
  • Real Madrid berhasil cukur habis Barcelona dengan skor telak 5-0.

Artikel Lainnya

Mau punya website sendiri ?

Yuk buat website di RBC Hosting

Kamu bisa membuat website apa saja, mulai dari sales page, profil usaha, website pribadi, blog, website acara, website katalog, undangan pernikahan online, dan masih banyak lagi sesuai kebutuhanmu. 

Mulai dari Rp300rb /tahun saja!

Loading...

Tinggalkan komentar