Fungsi dan Tugas Bareskrim di dalam POLRI

Berikut ini akan Asaljeplak jelaskan mengenai fungsi dan tugas Bareskrim di dalam POLRI (Kepolisian Negara Republik Indonesia).

Bagikan artikel ini :

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on pinterest
Share on email
Share on print

Berikut ini akan Asaljeplak jelaskan mengenai fungsi dan tugas Bareskrim di dalam POLRI (Kepolisian Negara Republik Indonesia).

Bareskrim merupakan salah satu dari Unsur Pelaksana Tugas Pokok di dalam Kepolisian Negara Republik Indonesia yang merupakan singkatan dari Badan Reserse Kriminal.

Bareskrim Polri adalah unsur pelaksana utama Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) pada tingkat Markas Besar yang dipimpin oleh Kepala Bareskrim (Kabareskrim Polri) yang bertanggung jawab kepada Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri).

Fungsi dan Tugas Bareskrim

Kabareskrim Polri bertugas membantu Kapolri dalam membina dan menyelenggarakan fungsi penyelidikan dan penyidikan tindak pidana, pengawasan dan pengendalian penyidikan, penyelenggaraan identifikasi, laboratorium forensik dalam rangka penegakan hukum serta pengelolaan informasi kriminal nasional.

Logo Bareskrim POLRI

bareskrim-polri

Struktur Organisasi Bareskrim

Organisasi Bareskrim Polri terdiri dari:

  • Unsur Pimpinan
    • Kepala Badan Reserse Kriminal Polri (Kabareskrim).
    • Wakil Kepala Badan Reserse Kriminal Polri (Kabareskrim).
  • Unsur Pembantu Pimpinan dan Pelaksana Staf
    • Biro Pembinaan dan Operasional (Robinopsnal).
    • Biro Perencanaan dan Administrasi (Rorenmin).
    • Biro Pengawasan Penyidikan (Rowassidik).
    • Biro Koordinasi dan Pengawasan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (Rokorwas PPNS).
  • Unsur Pelaksanaan Staf Khusus/Teknis
    • Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor).
    • Pusat Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Pusinafis) asalnya Pusident.
    • Pusat Informasi Kriminal Nasional (Pusiknas).
  • Unsur Pelaksana Utama Direktorat Bareskrim Polri (Ditbareskrim Polri), terdiri dari 6 Direktorat :
    • Direktorat Tipidum, menangani tindak pidana terhadap keamanan Negara dan tindak pidana umum.
    • Direktorat Tipideksus, menangani tindak pidana dalam bidang ekonomi dan keuangan / perbankan serta kejahatan khusus lainnya.
    • Direktorat Tipidkor, menangani tindak pidana korupsi, kolusi, dan nepotisme.
    • Direktorat Tipidnarkoba, menangani tindak pidana narkoba.
    • Direktorat Tipidter, menangani tindak pidana tertentu yang tidak ditangani oleh Dit I sampai dengan Dit IV.
    • Direktorat Tipidsiber, menangani tindak pidana ITE yang meliputi kejahatan menggunakan komputer sebagai alat utama (computer crime), kejahatan menggunakan komputer sebagai alat bantu (computer related crime).

Artikel Lainnya

Mau punya website sendiri ?

Yuk buat website di RBC Hosting

Kamu bisa membuat website apa saja, mulai dari sales page, profil usaha, website pribadi, blog, website acara, website katalog, undangan pernikahan online, dan masih banyak lagi sesuai kebutuhanmu. 

Mulai dari Rp300rb /tahun saja!

Loading...

Tinggalkan komentar