Spread the love

Bagi kamu yang ingin menyatakan ketidaktahuan kepada seseorang menggunakan bahasa Inggris, maka kamu perlu membaca artikel berikut ini.

Dalam menyatakan ketidaktahuan, penting bagi kita untuk menunjukkan suatu ekspresi yang tepat, terutama kalau yang ingin kamu gunakan adalah bahasa asing, dalam hal ini Bahasa Inggris, yang merupakan bahasa yang jarang kamu gunakan sehari-hari.

Bahasa Inggrisnya “Saya tidak tahu”

Untuk bentuk paling dasar dalam menyatakan ketidaktahuan adalah menggunakan kalimat “Saya tidak tahu” yang apabila diucapkan dalam bahasa Inggris adalah “I don’t know” (baca: ay dont now) dimana “don’t” merupakan singkatan dari “do not” (baca: du not) dan keduanya boleh digunakan dan tetap benar secara grammar.

Yang apabila dikembangkan bisa menjadi beberapa variasi sebagai berikut:

  • Saya tidak tahu apa-apa = I don’t know anything (baca: ay dont now enyting) atau I know nothing (baca: ay now nating)
  • Saya tidak perlu tahu = I don’t need to know (baca: ay dont nit tu now)
  • Saya tidak mau tahu = I don’t want to know (baca: ay dont want tu now) atau I don’t wanna know (baca: ay dont wanna now)
  • Saya tidak tahu sama sekali akan hal itu = I don’t know anything about it (baca: ay dont now enyting ebawt it) atau I know nothing about it (baca: ay now nating ebawt it)

Perlu dicatat bahwa penggunaan kalimat di atas hanya untuk situasi atau kejadian yang:

  • Terjadi pada saat percakapan dilakukan
  • Sedang membahas topik yang bersifat fakta umum
  • Sedang membahas sesuatu yang belum yakin akan kebenarannya

Penggunaan “don’t” hanya dilakukan apabila didahului dengan “I”, “You”, “We”, “They” saja, di luar itu maka tidak digunakan.

  • Kamu tidak tahu apa-apa = You don’t know anything atau You know nothing
  • Mereka tidak tahu = They don’t know
  • Kami tidak tahu jawabannya = We don’t know the answer

Bahasa Inggrisnya “Dia tidak tahu”

Apabila kondisi di atas terjadi tetapi yang dibicarakan adalah orang lain (tunggal), maka kamu bisa mengganti “don’t” menjadi “doesn’t” (baca: dasent), yang merupakan kependekan dari “does not” (baca: das not) contohnya sebagai berikut:

  • Dia (laki-laki) tidak tahu = He doesn’t know (baca: hi dasent now)
  • Dia (perempuan) tidak tahu = She doesn’t know (baca: shi dasen’t now)

Penggunaan didn’t atau did not

Ada satu kondisi lagi dimana kita wajib mengucapkan “didn’t” (baca: did(e)nt) alias “did not” (baca: did not), yaitu dimana pernyataan yang kita ucapkan merupakan hasil perubahan dari tidak tahu menjadi tahu, dimana ketidaktahuan tersebut terjadi di masa lampau.

Maksudnya begini, misalkan tadinya si A tidak tahu kalau si B itu seorang vegetarian, dan semalam dia menawarkan sate kambing kepada B. Setelah itu A bertemu dengan C keesokan harinya dan C menanyakan kenapa A menawarkan sate kambing kepada B padahal B itu vegetarian.

Dalam contoh di atas dapat dilihat proses dari A yang semalam tidak tahu kalau B adalah vegetarian berubah menjadi tahu saat keesokan harinya diberitahu oleh C.

Apabila A ingin mengucapkan kalimat “Saya tidak tahu kalau B itu seorang vegetarian” dalam Bahasa Inggris maka A bisa mengucapkan “I didn’t know B’s a vegetarian” (baca: ay dident now Bs e vejeteriyen) atau “I didn’t know B is a vegetarian” atau bisa sekedar “i didn’t know that”.

Catatan penting lainnya, penggunaan didn’t atau did not ini bersifat universal. Dalam artian selama ketidaktahuan tersebut terjadi di masa lampau, maka meskipun didahului dengan “I”, “You”, “We, “They”, “He”, atau “She”, yang digunakan tetaplah didn’t.

  • He didn’t know
  • She didn’t know
  • We didn’t know
  • They didn’t know
  • You didn’t know

Nah kurang lebih penjelasan di atas sudah bisa mewakilkan perihal menyatakan ketidaktahuan di dalam bahasa Inggris sehingga tidak menimbulkan salah paham terutama apabila kamu berhubungan dengan orang asing.

Semoga bermanfaat dan apabila ada pertanyaan silahkan tanyakan di kolom komentar di bawah ya.

Artikel Lainnya

Mau punya website sendiri ?

Yuk buat website di RBC Hosting

Kamu bisa membuat website apa saja, mulai dari sales page, profil usaha, website pribadi, blog, website acara, website katalog, undangan pernikahan online, dan masih banyak lagi sesuai kebutuhanmu. 

Mulai dari Rp300rb /tahun saja!

Loading...

Tinggalkan komentar