Perbedaan WordPress.com vs WordPress.org

0
359
Beri Nilai untuk Artikel ini

Kali ini Asaljeplak akan menjelaskan sedikit perbedaan wordpress.com vs wordpress.org

Seperti yang (tidak) diketahui banyak orang, Asaljeplak baru saja pindahan dari rumah lama di asaljeplak.wordpress.com ke rumah baru di www.asaljeplak.com ini.

Kenapa pindah? kan sayang udah lama? trus ntar makin dikit aja dong yang berkunjung? traffic-nya nge drop? Indeks di Google gimana? trus… trus… STOPPP! :((

Iya ngerti, emang gitu adanya, tapi bukan tanpa alasan lho.

Sebelum Asaljeplak kasihtau alasannya pertama-tama kita harus tau dulu bedanya apa antara nge-blogging di wordpress.com dengan di wordpress.org.

WORDPRESS CMS

CMS alias Content Management System merupakan platform bagi para web developer agar lebih mudah membangun website. Jaman dahulu kala para web developer itu harus berkutat dengan coding-coding saja, baik itu HTML, PHP, hingga CSSnya Hingga muncul yang namanya CMS.

Nah CMS itu menawarkan cara baru dalam membangun website, antara lain kemunculan fitur WYSIWYG (What You See Is What You Get) Editor sehingga web developer tidak perlu ngasih jurus coding-coding sebelum menulis konten hanya untuk tulisan bisa jadi bold (wakakakaka) misalnya, hingga yang nge-tren sekarang ini adalah fitur Drag & Drop alias klik kiri-tahan-taruh lah itu konten dimanapun kamu suka.

CMS sendiri awalnya eksklusif, dikembangkan secara tertutup oleh beberapa perusahaan saja untuk memudahkan tim Developernya, hingga muncul yang namanya Open Source CMS, alias CMS yang dikembangkan dari kita, oleh kita, untuk kita. (Siapa sih kita itu? anak mana dia?). Gugel aja deh.

WordPress CMS adalah salah satu dari open source CMS yang perkembangannya cukup pesat, berbarengan juga dengan open source CMS lain yang sangat-sangat-sangat populer yaitu Joomla (dan Drupal).

WordPress CMS sendiri dikembangkan oleh perusahaan yang bernama Automattic, yang juga empunya dari wordpress.com dan wordpress.org. Loh?? lalu apa bedanya dong?? Seriusan nih?? Gw udah baca panjang lebar kok malah…. Yaiya sabar ini mau dijelasin bedanya.

WordPress.com

WordPress.com adalah website multi-fungsi dimana selain menjadi website builder semacam Wix, Weebly, Doodlekit, Basekit, dan kawan-kawannya, juga menawarkan blogging platform sebagai fungsi utamanya seperti Blogger/Blogspot.

Ciri khas WordPress.com dkk itu kita bisa mendaftar dan menggunakan fasilitasnya gratis tetapi alamat website/blog kita akan nangkring di depan nama domain mereka (cth. asaljeplak.wordpress.com).

Pada dasarnya wordpress.com cukup tangguh sebagai blogging platform, dengan kelebihan yang cukup banyak dibandingkan Blogger/Blogspot mulai dari segi pemilihan Themes (tema), kapasitas hosting gratis yang besar, performa di search engine yang meningkat drastis beberapa tahun terakhir ini, dan juga area admin yang enak dilihat dan nggak kuno macam Blogspot. (Nanti aja kita bahas soal wordpress vs blogspot).

Intinya, sebagai blogging platform, WordPress.com sudah cukup mumpuni.

wp-01

Tapi bukan tanpa kelemahan lho ya. Kelemahan dari wordpress.com dkk itu antara lain adalah kita itu disana numpang doang (terutama yang gratisan, ya seperti saya dan kamu contohnya), dan yang namanya numpang tentunya harus ngikutin aturan-aturan si pemilik rumah.

Aturan yang ada di WordPress.com itu misalnya, dilarang memasukkan apapun yang berbau Adsense dan semacamnya, intinya blog di wordpress.com tidak bisa dimonetisasi, apalagi dimonyetisasi. Bisa sihh, ada yang namanya Wordads, tetapi ribet. Ga boleh tuh blog wordpress gratisan yang masih numpang ikutan program tersebut, alias harus punya domain sendiri,  dan konon isunya jumlah view per bulan minimal 20,000 view (ngek). Lalu kabarnya lagi per 2015 ini Wordads tidak menerima blog dari Indonesia. (Dasar rasis, diskriminasi, mentang-mentang bule,… lho??)

Aturan lainnya, atau bisa dibilang keterbatasan wordpress.com adalah ya kita cuma numpang. Ga boleh keluyuran, pulang seenaknya, bawa pacar ke rumah.. eh kok curcol. Ya intinya kita ga bebas di situ. Konten harus dijaga, ga bisa install modul (disebutnya plugin kalo di wordpress), ga bisa utak atik CSS, ga bisa install themes/tema/template bajakan gratis ataupun premium kecuali yang disediakan dan dijual di toko nya wordpress.com.

BACA JUGA :  Semua hal tentang Samsung Galaxy Tab S3

Dan satu lagi, semua hal kecuali nge-blog mesti BAYAR. Ya memang sih, udah gratisan ga boleh ngelunjak, tapi harganya itu lho. Daftar/beli domain untuk blog kita aja lebih mahal dibandingkan kita beli sendiri. Untuk mengarahkan domain yang kita beli ke blog wordpress kita (Domain Mapping) dan sebaliknya (Site Redirection) juga BAYAR lagi. Mau bisa edit CSS dari theme? BAYAR lagi dong pastinya.

WORDPRESS.ORG

Kita beralih ke wordpress.org sekarang. WordPress.org adalah rumah komunitas bagi para pengembang dan pengguna WordPress CMS (ingat konsep Open Source tadi?) dimana kita bisa download update-an CMS WordPress versi terbaru, atau tanya-tanya seputar masalah / bug di CMS WordPress maupun theme/tema dan plugin-nya.

Jadi kalo mau blogging di wordpress.org bukan berarti kita numpang, tapi disini merupakan toko material nya, disini kita beli bata, semen, pasir, dsb untuk nantinya kita taruh di lahan kita.

WP-10

Lahannya apa saja yang dibutuhkan supaya kita bisa punya “rumah” blogging WordPress sendiri? antara lain itu kita harus punya Domain alias nama website yang kita ingini, dan juga Hosting alias tempat kita naruh file-file untuk website kita (dan untuk lain-lain juga bisa :p ).

Wah ribet dong? mendingan wordpress.com tinggal daftar, pilih nama, beres deh.

Jawabannya IYA. membangun platform wordpress sendiri lebih rumit dibandingin tinggal numpang di tempat orang (wordpress.com), terutama untuk urusan SEO pasti awal-awalnya ngedrop. Tapi semuanya bisa dipelajari, dan kalau sudah paham ga akan serumit itu, nanti Asaljeplak bantu deh (kalau SEO asaljeplak masih agak oon tapinya hehe).

[promo gak tau malu] Asaljeplak sedia jasa registrasi domain dan penyewaan hosting, tunggu tanggal mainnya [/promo gak tau malu]

TETAPI, segala keterbatasan yang ada di wordpress.com semacam keterbatasan monetisasi, install plugin, install theme/tema, edit CSS, edit codingan lainnya itu (hampir) TIDAK ADA. Kok hampir? ya karena untuk hosting biasanya kita itu sewa, jadi pihak penyewaan hosting terkadang ada aturan-aturan (semacam dilarang install plugin tertentu) demi menjaga Server hosting mereka nggak mbledug, tapi tidak segitu terbatasnya kok. Yaa kecuali mau beli server sendiri yang harganya (kalo buat asaljeplak sih) terlalu mahal untuk sekedar membangun website atau blogging saja.

Lalu kenapa Asaljeplak pindah rumah? Karena Asaljeplak gak mau numpang lagi. Karena Asaljeplak sering bikinin website berbasis wordpress buat orang-orang (jiah promo gatau malu lagi) kok sendirinya malah numpang di rumah orang? dan sekalian mau latihan SEO yang baik dan benar di rumah baru ini (dan tentunya monetisasi hahaha).

Kesimpulannya, WordPress.com vs wordpress.org adalah sebagai berikut :

WordPress.com

Pro :

  • Mudah penggunaannya, daftar langsung pakai.
  • SEO nya bagus.
  • Blogging ready, ga perlu setting-setting lagi kecuali pilih tema.
  • Maintenance diurus oleh pihak wordpress.com

Kontra :

  • Tidak bisa monetisasi
  • Serba BAYAR untuk fitur tambahan
  • Tidak bisa install plugin
  • Hanya bisa pakai tema/theme yang disediakan wordpress.com
  • Fungsi utama hanya untuk blogging.

WordPress.org / CMS WordPress

Pro :

  • Bisa monetisasi.
  • Bisa install plugin.
  • Bisa install tema/theme dari manapun (selama tema tersebut untuk CMS WordPress)
  • Tidak harus bayar untuk fitur dasar seperti edit CSS, PHP, dsb.
  • Tidak hanya sebagai blogging platform, tetapi bisa untuk membangun website yang powerful.

Kontra :

  • Perlu mempelajari dahulu, tidak instan langsung pakai.
  • SEO tergantung skill kita.
  • Sebenernya sih juga Blogging Ready karena CMSnya sama-sama wordpress, tetapi tampilan adminnya tidak segampang wordpress.com karena disini fitur-fitur tidak dibatasi sehingga bisa membuat pengguna baru agak overwhelmed.
  • Harus pintar-pintar cari penyedia jasa registrasi domain dan sewa hosting yang bagus.
  • Maintenance ya kita yg urus dengan pihak penyedia hosting.

Udah ah segitu aja, semoga bermanfaat ya, salam Asaljeplak, PLAK!

 

Beri Komentar