Panduan Memilih Web Hosting yang Tepat Untuk para Blogger

Bagikan artikel ini :

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on pinterest
Share on email
Share on print

Bagi para blogger yang merasa sudah saatnya memiliki alamat domain dan hosting sendiri, berikut ini panduan dalam memilih penyedia hosting yang tepat untuk kebutuhan blog.

Memilih penyedia layanan web hosting yang tepat memang bukan hal yang mudah, karena, jujur saja, kita tidak pernah tahu kualitas mereka sebelum mencoba layanan hosting yang mereka sediakan.

Tetapi sebelum kita asal pilih saja dan mencari hanya dengan berdasarkan kriteria “harga murah, fitur banyak” saja, Anda perlu mengetahui terlebih dahulu faktor-faktor serta sedikit istilah teknis di dalam web hosting supaya tidak menyesal di kemudian hari.

Catatan: bagi yang ingin memulai bisnis web hosting sendiri, Anda bisa membaca artikel pada website utama kami mengenai panduan memulai bisnis web hosting.

Istilah-istilah di dalam Layanan Web Hosting

Sebagai ilustrasi agar lebih mudah dipahami, berikut ini paket yang ditawarkan oleh 2 penyedia layanan hosting yang cukup ternama di dunia, yaitu Inmotion dan Hostgator.

Paket hosting Inmotion:

panduan-memilih-web-hosting

Paket hosting Hostgator:

panduan-memilih-web-hosting-02

Dari 2 ilutrasi paket layanan hosting di atas, tentunya istilah-istilah di atas akan sangat membingungkan bagi kita yang baru pertama kali membeli/menyewa layanan hosting. Berikut ini penjelasan dari istilah pada paket-paket tersebut.

  • Disk Space merupakan kapasitas hard disk yang akan kita terima. Sama seperti hard disk pada laptop atau komputer, semakin besar kapasitas yang disediakan maka akan semakin besar pula file-file yang bisa kita simpan pada paket hosting pilihan.
  • Unlimited/Unmetered merupakan jargon marketing dari penyedia hosting, yang mengesankan kapasitas yang kita terima tidak terbatas, tetapi pada kenyataannya itu memiliki arti seperti ini: “kapasitas yang bisa Anda gunakan tidak terbatas di dalam ruang hard disk yang kami miliki (misalnya ruang hard disk mereka 1 TB)“.
  • Konsep unmetered/unlimited memang menggiurkan, tetapi bisa menyebabkan Anda “rebutan” dengan penyewa hosting lainnya, dan bisa berpengaruh terhadap performa website Anda. Tentunya hal ini kemungkinan besar tidak berlaku untuk dua provider hosting  di atas karena mereka pasti memiliki kapasitas hard disk utama yang sangat besar.
  • MySQL & PostgreSQL Database akan menentukan berapa banyak database yang bisa Anda buat (Pada hostgator semua paket database nya unlimited tetapi tidak tampak pada gambar di atas). Untuk apa database? kasarnya begini, 1 website yang menginstall 1 wordpress akan membutuhkan 1 database, tidak peduli apakah diinstall pada domain utama, sub domain, atau sub-folder.
  • Monthly Transfers Included/Bandwidth berarti seberapa banyak kuota bandwidth yang bisa Anda gunakan setiap bulan. Anggap saja ini seperti paket data dari operator telepon. Dan untuk konsep unlimited/unmetered di sini sama seperti konsep pada penyedia layanan Internet (tidak terbatas di dalam kapasitas bandwidth keseluruhan, jadi tetap “rebutan”)
  • Email Accounts berarti berapa banyak akun email yang bisa Anda buat pada domain yang didaftarkan pada hosting tersebut (contoh akun email tersebut misalnya: [email protected])

Beberapa istilah di atas merupakan istilah mendasar yang perlu dipahami di dalam memilih penyedia layanan web hosting, dan yang paling umum ada di dalam suatu paket hosting, sementara selebihnya hanyalah strategi penjualan masing-masing penyedia layanan.

catatan: jangan tertipu dengan Advertising credit / Google Adwords / Yahoo / Bing credits yang mereka atau penyedia layanan hosting dari luar negeri tawarkan, karena bonus tersebut hanya berlaku bagi Anda yang tinggal atau menjadi warga di Amerika Serikat atau negara asal mereka, dan tidak akan diberikan bonus pengganti.

Membeli Domain untuk website dan hosting

Saat membeli paket hosting, biasanya Anda akan diminta memasukkan alamat domain yang ingin Anda asosiasikan dengan paket tersebut, entah membeli domain di mereka atau di tempat lain, jadi sebaiknya Anda sudah menentukan nama domain yang Anda inginkan atau sudah membeli terlebih dahulu pada penyedia layanan lainnya.

Apabila Anda membeli domain di penyedia lain, nantinya Anda akan perlu untuk menghubungkan domain tersebut dengan Hosting Anda.

Caranya adalah dengan mengetahui terlebih dahulu Nameserver dari penyedia hosting (biasanya akan mereka berikan atau Anda bisa tanyakan kepada mereka), untuk kemudian dimasukkan ke dalam Domain panel milik Anda.

Umumnya Nameserver yang diberikan oleh penyedia hosting tersebut adalah menggunakan nama domain yang Anda daftarkan pada saat membeli hosting, dan akan ada 2 nameserver yang perlu Anda masukkan dua-duanya pada domain panel.

Contoh nameserver yang umum diberikan (sebagai contoh nama domain yang didaftarkan adalah demo.com), maka nameservernya adalah:

ns1.demo.com dan ns2.demo.com

Memilih Web Hosting sesuai kebutuhan

Setelah memahami istilah dan membeli domain yang diinginkan, tahapan selanjutnya adalah memilih paket web hosting yang tepat sesuai kebutuhan. Tetapi sebelumnya, silahkan baca terlebih dahulu artikel pada web utama kami mengenai jenis-jenis web hosting.

Pada artikel kali ini, karena difokuskan untuk blogger, maka dalam memilih web hosting bagi yang baru memulai  yang pelu diperhatikan adalah sebagai berikut:

  • Untuk awal, memilih paket Shared Hosting/Web Hosting biasa sudah cukup, tetapi seiring makin banyaknya artikel yang di publish (ribuan), pertimbangkan untuk upgrade ke VPS agar pembaca bisa mengakses web Anda lebih cepat.
  • Disk Space. Tidak usah membeli kapasitas yang terlalu besar, untuk awal kapasitas 500MB hingga 1GB sudah cukup kecuali blog Anda akan berisi gambar-gambar atau file berukuran besar. Apabila memilih unlimited/unmetered, pastikan penyedia layanan memiliki review yang baik.
  • Bandwidth. Untuk bandwidth, pastikan sesuai dengan traffic pengunjung yang anda targetkan, serta besarnya data yang dibutuhkan untuk membuka web Anda. Semestinya paket yang disediakan penyedia layanan dalam hal bandwidth saat ini sudah cukup karena rata-rata menawarkan unlimited atau minimal 10GB per bulan.
  • Email Accounts. Bukan hal penting apalagi kalau Anda hanya seorang diri mengurus blog. Tetapi kalau dirasa perlu, pilihlah yang menyediakan banyak akun email.
  • MySQL/PostgreSQL/Database. Bagi yang tidak akan menginstall banyak wordpress atau aplikasi web tidak perlu memilih paket yang menyediakan banyak database. Umumnya 1 database saja sudah cukup untuk Anda.
  • Beberapa hal lainnya seperti jumlah Sub-domain, add-on domain, parked domain, pilih yg minimal saja kalau Anda belum paham akan hal ini.
  • Sub-domain itu merupakan domain yang diletakkan di depan domain utama, contohnya inisubdomain.demo.com (biasanya tidak ada biaya tambahan).
  • add-on domain merupakan domain utama lain yang anda beli yang bisa diatur untuk menggunakan hosting yang sama dengan yang Anda gunakan (ada biaya lagi per domain, sama sepertti domain baru).
  • Parked domain adalah domain yang “diparkir” saja dan fungsinya hanya mengarahkan ke domain utama saja, misalnya anda membeli domain baru contoh.com yang setiap diakses akan mengarahkan ke domain utama Anda yaitu demo.com.

Beberapa hal di atas sekiranya sudah bisa menjadi pertimbangan dan acuan sebelum Anda memilih penyedia layanan hosting yang tepat.

Apabila dirasa ada yang ingin ditanyakan atau belum tersampaikan silahkan tinggalkan komentar di bawah.

Originally posted 2017-04-26 11:53:35.

Artikel Lainnya

Mau punya website sendiri ?

Yuk buat website di RBC Hosting

Kamu bisa membuat website apa saja, mulai dari sales page, profil usaha, website pribadi, blog, website acara, website katalog, undangan pernikahan online, dan masih banyak lagi sesuai kebutuhanmu. 

Mulai dari Rp300rb /tahun saja!

Loading...

Tinggalkan komentar